Blogger Widgets

Senin, 12 Oktober 2015

Masyarakat Ekonomi ASEAN



            Masyarakat Ekonomi ASEAN ( ASEAN Economic Comunity ) adalah sebuah inteegrasi ekonomi wilayah ASEAN dalam menghadapi perdagangan bebas antar negara-negara ASEAN. Seluruh negara ASEAN telah menyepakati perjanjian ini. MEA dirancang untuk mewujudkan wawasan ASEAN 2020. Dalam menghadapi persaingan yang ketat selama MEA ini, negara-negara ASEAN harus berusaha menyiapkan
sumber daya manusia ( SDM ) yang terampil, cerdas, dan kompetitif.
Setelah krisis ekonomi yang melanda kawasan Asia Tenggara, pada KTT ASEAN ke-9 di Bali, Oktober 2003 para kepala negara ASEAN menyepakati terbentuknya Komunitas ASEAN (ASEAN comunity) dalam bidang ekonomi, politik, dan sosial budaya yang  bernama  Declaration  of  ASEAN concord II  atau  dikenal  sebagai Bali  concord  II. Kemudian lebih diarahkan kepada ekonomi kawasan yang mengacu pada ASEAN Economic Comunity yang merupakan salah satu perwujudan ASEAN 2020.
            Bagaimana dengan pertanian Indonesia? Tentu adanya MEA akan sangat menguntungkan bagi pertanian di Indonesia, karena pertukaran hasil pertanian akan mudah dilakukan, petani akan mudah menjual hasil produksinya ke negara lain, begitu juga para petani akan dengan mudah mendapatkan bahan dan alat pertanian dengan mudah dan kualitas yang bagus.
            Namun untuk bersaing di pasar bebas seperti MEA, tentu akan muncul persaingan yang sangat ketat, dimana hanya produk yang berkualitas bagus yang akan diburu dipasaran, dan barang tanpa kualitas tinggi akan tersingkir dari pasaran. Dan yang menjadi masalah adalah pertanian Indonesia masih sangat tertinggal dengan negara lain. Pertanian di Indonesia masih menggunakan cara yang tradisional, yang mana produk yang dihasilkan akan sangat berbeda dengan cara pertanian modern. Dengan begitu pertanian Indonesia akan tertinggal dengan negara lain. Tinggal bagaimana Indonesia mengatur strategi untuk ketertinggalan tersebut.
            Banyak cara yang sebenarnya bisa dilakukan. Dimulai dari pemerintah dengan membuat kebijakan baru yang menguntungkan bagi para petani kita. Kemudian melakukan pengarahan kepada para petani bagaimana cara pertanian modern yang akan meningkatkan kualitas produk yang mampu bersaing di pasar bebas nantinya dan sebagainya. Walaupun cara seperti ini sebenarnya sangat terlambat untuk dilakukan karena sangat memakan waktu dan juga pelaksanaan MEA yang tinggal menghitung hari. Namun, tidak ada salahnya cara ini dilakukan untuk mengejar ketertinggalan pertanian Indonesia. Agar Indonesia nantinya mampu bersing  dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
            Jadi, inilah saatnya untuk merubah pertanan Indonesia menjadi lebih maju agar mampu bersaing secara global dipelaksanaan MEA pada tanggal 1 Januari 2016 nanti.

Sumber :

http://pse.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/home-2/2711-masyarakat-ekonomi-asean-mea-peluang-dan-atau-tantangan-dalam-mewujudkan-kedaulatan-pangan-nasional

1 komentar: